Perdagangan Internasional – Pengertian, Teori, Kebijakan dan Manfaatnya

  • 2 min read
  • Nov 08, 2021

Perdagangan internasional merupakan jenis perdagangan antara dua negara yang berlandaskan perjanjian yang kuat. Perjanjian itu hadir dari adanya kesepakatan bersama dari negara yang bersangkutan. Bentuk dari perdagangan bermacam-macam. Ada yang individual, hingga non individual seperti misalnya perusahaan atau pemerintahan. Perdagangan tersebut mempunyai teori, kebijakan, serta manfaat yang bisa dipelajari. Berikut adalah ulasan teori perdagangan internasional, kebijakan dan juga manfaatnya.

Seperti yang telah dijabarkan di atas, pengertian perdagangan internasional mencakup pelaku yang terlibat. Melakukan perdagangan internasional berarti memudahkan Anda dalam membeli barang yang tidak ada di negara ini.

Anda yang sering beli produk dari luar negeri mungkin belum sadar jika hal itu tergolong dalam perdagangan bertaraf internasional. Membeli produk-produk make up, pakaian, tas branded, sepatu branded, serta barang lain secara import adalah sebagian kecil contohnya. Perdagangan tersebut ada karena teori perdagangan internasional yang dicetuskan banyak ahli.

Teori Perdagangan Internasional

Ada setidaknya lima teori perdagangan internasional. Teori-teorinya yaitu teori faktor spesifik, teori model Ricardian, teori model gravitasi perdagangan, teori Adam Smith, dan tak lupa teori model Heckscher-Ohlin. Ulasan secara mendalam tentang kelima teori tersebut banyak terdapat di inernet. Selain itu Anda juga bisa menemukannya di makalah perdagangan internasional.

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Setelah mengetahui teori dan pengertian dari perdagangan internasional, Anda harus tahu juga mengenai faktor yang mempengaruhinya. Perdagangan tersebut tak mungkin terjadi begitu saja. Pasti ada faktor pendorong perdagangan internasional yang timbul dari dorongan dalam pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Selain itu ketersediaan sumber daya alam di suatu negara yang terbatas, adanya keinginan untuk bekerjasama antar negara, kebutuhan untuk memperluas pasar, dan perbedaan faktor produksi juga bisa menjadi faktor utamanya. Dan juga yang tak kalah penting adalah dari segi keuntungan.

Seiring dengan adanya faktor pendorong, maka ada pula tujuan perdagangan internasional dan manfaat. Tujuan dan manfaat tersebut saling berkaitan satu sama lain. Kedua-duanya pasti akan memberi dampak positif bagi kedua negara. Beberapa tujuan dan manfaat adalah dari segi keuntungan. Tidak dapat dipungkiri jika keuntungan merupakan satu hal yang menjadi tujuan utama dari perdagangan ini.

Manfaat Perdagangan Internasional

Dengan adanya keuntungan, maka bisa membawa manfaat yang besar pada para pelaku perdagangan. Keuntungan itu berasal dari spesialisasi. Sebagai contohnya adalah hasil produksi dari suatu negara yang juga diproduksi di negara lain. Dengan begitu maka bisa diterapkan spesialisasi di produk lain yang lebih mudah dikerjakan dan juga mengimportnya.

Selain itu, manfaat manfaat perdagangan internasional yang lain adalah bisa mendapatkan barang atau produk yang tidak ada di negara sendiri. Produk langka tersebut bisa jadi karena keterbatasan sumber dayanya. Dengan adanya perdagangan antara dua negara maka semua masalah tersebut bisa diselesaikan. Manfaat lainnya adalah bisa menjadi sumber devisa. Sumber devisa itu dipakai untuk melakukan transaksi barang dari luar negeri. Dengan melakukan perdagangan tersebut maka kebutuhan dalam negeri bisa terpenuhi dan membawa dampak positif untuk negara tersebut.

Semua manfaat dan tujuan itu terjadi juga tak lepas dari kebijakan perdagangan internasional. Kebijakan tersebut harus dipatuhi oleh semua pihak supaya tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Dengan begitu maka perdagangan internasional bisa berjalan dengan lancar. Itulah tadi sedikit ulasan mengenai kebijakan, tujuan, manfaat serta teori Perdagangan Internasional. Semoga bisa menambah wawasan Anda.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *