Penyimpangan Sosial : Pengertian, Bentuk, dan Contohnya

  • 2 min read
  • Okt 10, 2021

Penyimpangan sosial kerap terjadi di masyarakat. Bukan hanya di Indonesia melainkan seluruh dunia. Penyimpangan tersebut bisa terjadi secara individu maupun kelompok. Hal tersebut bisa dibilang masuk ke dalam kategori masalah sosial yang dampaknya bisa dirasakan oleh banyak orang. Lantas sebenarnya apa maksud dari istilah penyimpangan itu? Disini akan kami kupas secara tuntas informasi mengenai definisi penyimpangan sosial, contoh penyimpangan sosial, dan juga macam macam bentuk penyimpangan sosial yang ada di masyarakat. Berikut ulasan lengkapnya.

Pengertian Penyimpangan Sosial Menurut Para Ahli

Pengertian penyimpangan sosial merupakan suatu hasil dari perubahan sosial yang terjadi di masyarakat yang dapat mendorong seseorang untuk berperilaku tercela dan menyimpang dari norma yang ada di masyarakat. Pengertian penyimpangan sosial tersebut juga mencakup suatu masalah sosial yang perlu diatasi supaya tidak mengganggu keteraturan sosial di masyarakat.

Bagi sebagian orang penyimpangan sosial adalah suatu cara untuk bisa menyesuaikan kebudayaan dengan perubahan yang terjadi secara sosial. Hal itu mengindikasikan jika tidak ada masyarakat yang bsia bertahan di keadaan statis di rentang waktu yang lama. Pembahasan mengenai penyimpangan sosial ini sudah sejak lama ada di masyarakat.

Penyimpangan tersebut terjadi bukan tanpa alasan. Pasti ada faktor penyebab penyimpangan sosial yang memicunya. Faktor penyimpangan sosial adalah antara lain karena adanya kesenjangan sosial, norma dan nilai yang terlalu longgar, ketidakpuasan dan ketidaksanggupan dalam menyerap norma, keluarga, mental, dan masih banyak lagi.

Faktor Penyebab Penyimpangan Sosial

Faktor penyebab penyimpangan sosial tersebut berbeda-beda, tergantung pada bentuk penyimpangan sosialnya. Berikut penjelasan beserta contohnya :

Berdasarkan Kadar Penyimpangannya

Berikut penyimpangan sosial berdasarkan kadar penyimpangannya antara lain :

Penyimpangan Primer

Bentuk penyimpangan sosial yang pertama disebut dengan penyimpangan primer. Penyimpangan ini disebut juga dengan penyimpangan ringan. Banyak pelaku penyimpangan sosial yang satu ini tidak sadar jika mereka melakukan tindak kesalahan.

Contoh penyimpangan sosial ini adalah mencoret tembok rumah orang, balapan liar, serta mabuk-mabukan. Biasanya orang yang melakukan jenis penyimpangan sosial ini masih bisa dimaafkan orang lain. Sifatnya juga sementara dibanding penyimpangan lainnya.

Penyimpangan Sekunder

Jenis penyimpangan sosial yang kedua adalah penyimpangan sekunder. Penyimpangan ini kerap disebut dengan penyimpangan berat. Biasanya pelaku akan melakukan hal yang sama berulang kali walaupun sudah pernah dihukum sebelumnya.

Contoh penyimpangan sosial tersebut adalah merampok, mencuri, membunuh, dan banyak tindak kriminal lainnya. Gambar penyimpangan sosial ini ada dimana-mana. Penyimpangan ini terbilang sangat membahayakan dan merugikan orang lain.

Berdasarkan Pelakunya

Berikut penyimpangan sosial berdasarkan kadar penyimpangannya antara lain :

Penyimpangan Individual

Penyimpangan tersebut dilakukan oleh individual alias tidak berkelompok. Misalnya adalah pejabat korupsi, polisi yang mau saat disuap, anak yang berani terhadap orang tua, pasangan yang berselingkuh, dan masih banyak lagi. Setiap orang bisa berbeda-beda kasusnya.

Penyimpangan Kelompok

Sesuai dengan namanya maka penyimpangan ini berkebalikan dengan yang pertama. Yang satu ini dilakukan perkelompok. Contoh penyimpangan sosial ini adalah tawuran, perkelahian massal, pemberontakan, dan sejenisnya. penyimpangan jenis ini biasanya lebih sulit untuk dikendalikan daripada penyimpangan individu. Hal itu dikarenakan tiap kelompok biasanya memiliki nilai tersendiri yang diikuti oleh anggotanya.

Penyimpangan Campuran

Penyimpangan sosial yang terakhir adalah campuran. Penyimpangan tersebut biasanya berawal dari penyimpangan individu yang dengan berjalannya waktu maka bisa mempengaruhi orang lain untuk melakukan tindak penyimpangan tersebut. Gambar penyimpangan sosial itu misalnya adalah sindikat penyebaran uang palsu, sindikat narkoba, serta demonstrasi besar-besaran.

Demikianlah ulasan mengenai pengertian, bentuk, serta contoh dari penyimpangan sosial. Segala jenis penyimpangan pastinya bisa merugikan orang lain dan diri sendiri. Maka dari itu, dengan adanya sejumlah penyimpangan yang ada hendaknya menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk tidak melakukan kesalahan yang sama. Semoga penjelasan ini bisa menambah pengetahuan bagi Anda.