Supervisor Adalah – Pengertian, Tugas dan Tanggung Jawab SPV

  • 2 min read
  • Okt 03, 2021
Supervisor Adalah

Pengertian Supervisor atau sering disingkat dengan SPV adalah salah satu jabatan yang penting dalam sebuah perusahaan. Keberadaannya cukup vital karena fungsi serta tanggung jawab yang diembannya. Fungsi serta tanggung jawab yang cukup penting dan strategis itu membuat posisi SPV memerlukan kualifikasi tertentu dalam perekrutannya. Supervisor adalah jabatan yang menuntut kemampuan teknis, manajerial, dan komunikasi interpersonal yang mumpuni. Tak heran, topik mengenai SPV selalu menarik untuk dibicarakan.

Pengertian Supervisor Menurut Para Ahli

Pengertian supervisor adalah seseorang yang berfungsi sebagai penyelia atau mempunyai kewenangan untuk memberikan arahan. Hanya saja, SPV tidak boleh memberikan arahan atau kebijakan yang bersifat strategis, melainkan hanya arahan teknis sebagai terjemahan dari arahan strategis. Posisi dalam perusahaan pun SPV berada di bawah manager namun di atas staf pelaksana, sehingga SPV adalah ibarat jembatan antara manager dan staf pelaksana. Dengan kata lain, SPV adalah penghubung antara arahan strategis dengan instruksi teknis pada suatu perusahaan.

Sebuah jabatan tentu saja ada tugas yang diembannya, dan SPV pun memiliki tugasnya tersendiri dalam sebuah perusahaan. Secara garis besar, tugas supervisor adalah melakukan tugas strategis yang telah ditetapkan oleh pihak manajerial melalui manager. Tugas SPV di antara lain adalah mengatur kerja dari para staf, membuat rencana kerja harian, mingguan, atau bulanan, membuat jadwal kegiatan staf, serta membuat job description untuk para staf.

pengertian supervisor

SPV juga bertugas untuk memberikan motivasi dan briefing kepada para staf. Hal yang paling penting adalah seorang SPV harus bertanggung jawab terhadap pekerjaan dari para staf pelaksana yang ada di bawahnya.

Supervisor adalah jabatan yang berfungsi untuk menampung semua komplain dan menyelesaikan masalah sebisa mungkin tanpa harus melibatkan manager. Sehingga, semua masalah yang tidak menyangkut masalah managerial harus diselesaikan oleh seorang SPV. Fungsi supervisor dalam rangka penghubung staf dan manager contohnya adalah membuat pengumuman dan arahan sebagaimana yang diarahkan oleh manager.

Contoh itu adalah manager ke staf, untuk hubungan staf ke manager contohnya adalah melaporkan evaluasi dan keberhasilan dari staf yang dibawahinya. SPV juga berfungsi untuk menegakkan peraturan yang telah ditetapkan oleh pihak manajemen, termasuk reward dan punishment untuk bawahannya.

Tugas dan Tanggung Jawab Supervisor

Setelah mengetahui apa itu supervisor, perlu juga untuk mengetahui apa saja yang menjadi tanggung jawab seorang SPV. Pengertian tanggung jawab itu sendiri adalah hal-hal yang menjadi kewajiban untuk ditanggung segala sesuatunya. Seorang SPV memiliki 5 tanggung jawab umum, yang pertama adalah merencanakan tugas bawahan, lalu memberikan arahan tugas atau pekerjaan.

Tanggung jawab supervisor selanjutnya adalah mengordinasi staf dengan mengondisikan seluruh pekerjaan dan tugas di bawah arahannya berjalan lancar, efektif dan efisien. Seorang SPV pun memiliki tanggung jawab untuk memastikan semua staf terlibat dan bekerja sesuai job desc yang telah diberikan. Terakhir, seorang SPV bertanggung jawab untuk mengontrol proses kerja pada lingkup di bawahnya agar berjalan lancar dan seluruh kendala teratasi.

Hal-hal di atas adalah penjabaran mengenai supervisor dari mulai pengertian, tugas, fungsi, serta tanggung jawab SPV. Supervisor adalah jabatan yang vital dan menyangkut kinerja dari para staf pelaksana yang tentunya berpengaruh terhadap perusahaan secara keseluruhan. Oleh karena itu, menjadi seorang SPV memerlukan ilmu dan keterampilan yang mumpuni. Tidak hanya kemampuan teknis tentang pekerjaan, tetapi juga kemampuan komunikasi dan mengatur orang lain, karena seorang SPV mengatur manusia, bukan mesin.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *