Pengertian Retensi Adalah ? Arti Apa Itu Retensi dan Contohnya

  • 2 min read
  • Jul 15, 2019

Pengertian Retensi – Mungkin masih bayak orang yang belum tahu apa itu retensi? Jangankan untuk mengetahui artinya, mendengar kata tersebut mungkin belum pernah. Memang, arti retensi bisa berkaitan dengan dunia kesehatan maupun proyek. Secara singkat retensi adalah menahan suatu hal yang memiliki potensi menjadi sebuah gangguan. Supaya lebih tahu simak ulasan dibawah ini.

Arti Retensi Dalam Dunia Kesehatan

Dalam dunia kesehatan retensi adalah gangguan yang terjadi pada tubuh manusia dan berkaitan dengan saluran kandung kemih. Retensi urin adalah gangguan saluran kadung kemih yang mengakibatkan urin sulit dikeluarkan. Penyebab terjadinya retensi urin adalah masalah pada saraf yang mengakibatkan buruknya komunikasi yang terjadi antara otak dan otot saluran kandung kemih. Biasanya hal ini dialami oleh penderita stroke dan diabetes.

Setelah mengetahui apa itu retensi dalam dunia kesehatan tubuh manusia maka ada pengertian lain yang perlu diketahui tentang kata tersebut. Dalam sebuah proyek pengertian retensi berkaitan dengan kesepakatan yang dilakukan oleh 2 pihak atau lebih. Kesepakatan terjadi antara pemegang proyek dan para pekerja dimana mereka akan menentukan lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Arti Retensi Dalam Dunia Bisnis

Sedangkan dalam arti yang lebih luas, retensi adalah jumlah yang dijadikan jaminan oleh pemegang proyek kepada pekerja. Jadi pekerja proyek baru akan mendapatkan hasil setelah proyek diselesaikan. Besarnya hasil yang dapat diterima biasanya berada di kisaran 5% dari total nilai proyek. Jaminan tersebut bisa menjadi sebuah pegangan bagi pekerja dan pemberi proyek agar seluruh kegiatannya dapat diselesaikan dengan lancar hingga selesai.

Jaminan yang digunakan berupa surat jaminan tertulis yang sifatnya mudah dicairkan dan tidak memiliki syarat tertentu atau khusus. Pihak yang boleh mengeluarkan surat jaminan tersebut antara lain perusahaan asuransi, bank umum, dan perusahaan penjaminan yang kemudian diserahkan oleh penyedia barang atau jasa kepada pihak pemberi kuasa. Arti retensi dalam proyek juga sangat luas karena proyek tidak hanya dalam bentuk konstruksi bangunan saja tapi juga masalah anggaran baik itu perusahaan maupun pemerintahan.

Hak retensi dan hak pengganti merupakan dua hal yang saling berkaitan. Hak retensi adalah hak yang berasal dari penerima kuasa dimana mereka berhak untuk menahan sesuatu yang dimiliki pemberi kuasa. Kondisi tersebut terjadi apabila pemberi kuasa belum membayarkan apa yang seharusnya menjadi hak dari penerima kuasa atas sesuatu yang terjadi dari pemberian kuasa.

Jadi pemberi kuasa harus melunasi hutangnya terlebih dahulu agar penerima kuasa dapat melepaskan sesuatu yang ditahan dari pemberi kuasa. Aturan yang mengatur tentang retensi adalah Kitab Undang-Undang Hukum Perdata pasal 1782-1819.

Jadi saat melakukan retensi diperlukan kepercayaan tinggi satu sama lain agar proses tersebut dapat berjalan dengan lancar. Hal ini dikarenakan seluruh kesepakatan yang dibuat harus mampu dipertanggung jawabkan oleh semua pihak yang terlibat didalamnya. Dalam melakukan retensi ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan mulai dari lama waktunya hingga jaminan pemeliharaan. Namun, hal yang kadang terjadi adalah pemberi kuasa lalai dalam mengurus pencairannya sehingga menghambat proses pencairan lainnya.

Itu tadi ulasan mengenai pengertian retensi baik dalam dunia kesehatan maupun proyek. Dalam dunia kesehatan, retensi adalah suatu gangguan yang terjadi pada saluran kandung kemih. Sedangkan arti retensi dalam kegiatan proyek yaitu penahanan suatu hal oleh penerima kuasa dari pemberi kuasa sebelum haknya terpenuhi.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *