Pengertian Regulasi Dalam Beberapa Aspek dan Contohnya

  • 2 min read
  • Jul 07, 2019

Regulasi – Istilah yang satu ini sangat sering terdengar baik di media cetak ataupun dibacakan oleh para pembawa berita di televisi. Namun, sesungguhnya apakah Anda memahami apa itu regulasi? Bagaimana satu kata yang singkat ini mampu memberikan pengaruh terhadap masyarakat? Sebelum Anda lebih jauh mengenalnya, mari dilihat secara umum, regulasi adalah suatu sistem yang digunakan untuk mengatur masyarakat dengan aturan tertentu.

Secara simpel, arti regulasi yaitu adalah membuat aturan sebagai batasan dalam bidang-bidang tertentu agar tidak saling melanggar batas dalam prakteknya. Berikut pengertian regulasi dalam beberapa aspek dan contohnya.

Pengertian Regulasi Menurut Para Ahli

Secara umum, regulasi adalah suatu peraturan dalam sebuah masyarakat, organisasi, kelompok ataupun lembaga yang dibuat dan disepakati dengan tujuan untuk mengendalikan, mengatur, memberikan batasan demi tercapainya tujuan bersama. Pengertian regulasi disini lebih kepada aturan-aturan yang dibuat dan komitmen untuk menjalankannya.

Istilah regulasi ini digunakan di banyak bidang seperti pemerintahan, perdagangan, pertanian, dan bidang-bidang lainnya. Untuk lebih memahami arti kata regulasi, di bawah ini akan diuraikan dan dijelaskan contohnya sesuai dengan bidang dimana kata ini terkait.

Contoh Macam Macam Regulasi

Regulasi bisnis, yakni peraturan yang dibuat di bidang ekonomi dan bisnis untuk mengatur dan mengendalikan tata cara dan perilaku berbisnis. Di bidang ini, regulasi adalah peraturan dibuat oleh lembaga tertinggi yang diakui dan ditunjuk oleh para pelaku bisnis, dalam hal ini sebut saja pemerintah atau juga bisa asosiasi perdagangan.

Sistem regulasi yang dibuat mengatur sistem dan proses berjalannya perdagangan, contohnya pengaturan mengenai pemakaian merek, pengaturan mengenai hak dagang, dan banyak lagi contoh regulasi yang lainnya. Regulasi bisnis dimaksudkan agar segala praktik perdagangan dapat berjalan lancar karena tidak dipungkiri, perdagangan merupakan bidang dimana banyak orang terlibat dan memungkinkan munculnya gesekan antar pelaku usaha.

Regulasi diri, yaitu lebih diyakini pada kemampuan dalam mengatur diri sendiri ataupun mengontrol perilaku. Arti regulasi dalam hal ini mengacu pada penggunaan cara atau system untuk menumbuhkan perilaku, pemikiran ataupun perasaan untuk mencapai satu tujuan tertentu.

Beberapa orang memahami dengan cara berfikir bahwa regulasi adalah cara mencapai titik poin tertentu dengan mengatur dan membatasi hal-hal yang boleh atau tidak boleh dilakukan. Contohnya seseorang dapat melakukan regulasi diri dari mengkonsumsi jenis makanan tertentu ataupun menerapkan aturan jam makan demi tercapainya berat badan yang diinginkan.

Regulasi emosi, adalah kemampuan seseorang dalam mengatur, membatasi emosi atau perasaannya demi melindungi diri dari pengaruh atau efek buruk yang tidak diinginkan. Pengertian regulasi dalam hal ini dapat diartikan bahwa seseorang memiliki kemampuan dalam membatasi hasrat ataupun keinginannya.

Seperti contoh ketika seseorang mampu membuat regulasi dengan menahan keinginan untuk tidak menyentuh alkohol atau narkotika. Pengendalian diri disini menunjukkan sistem regulasi dalam dirinya berfungsi dengan baik karena pemahaman mengenai alkohol atau narkotika bahwa mereka dapat membahayakan tubuh lebih mengena ketimbang hasrat atau rasa penasaran untuk mencobanya.

Apakah Anda sudah mendapatkan gambaran mengenai arti kata regulasi? Dengan sedikit uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa regulasi adalah aturan-aturan yang dibuat baik dalam diri sendiri atau pun bermasyarakat untuk mencapai tujuan tertentu. Yang paling umum dimanfaatkan pada diri sendiri adalah regulasi emosi dimana Anda secara alami menerapkan aturan diri demi terwujudnya tujuan tertentu. Setelah Anda mengetahui apa itu regulasi, kini saatnya belajar menerapkan pada diri sendiri dan berkomitmen untuk taat dan tertib.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *