Pengertian Perusahaan Manufaktur dan Contoh Yang Terdaftar di BEI

  • 2 min read
  • Mei 26, 2019

Perusahaan Manufaktur memegang peranan penting di perekonomian Indonesia. Perusahaan tersebut menyumbang pendapatan yang besar terhadap negara baik itu melalui pajak atau kontrak lainnya. Karena ukurannya yang cukup besar, perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur pun memiliki serapan tenaga kerja yang besar, sehingga mampu mengurangi angka pengangguran. Di antara banyak perusahaan tersebut, ada yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia atau BEI, sehingga menarik untuk dipelajari. Karena perusahaan tersebut sudah terdaftar di BEI, maka perusahaan tersebut disebut juga dengan perusahaan publik, perusahaan terbuka, atau disebut juga perusahaan tbk.

Pengertian Perusahaan Manufaktur dan Contohnya :

Perusahaan manufaktur adalah perusahaan atau badan usaha yang melakukan aktivitas pengolahan bahan mentah ataupun bahan setengah jadi. Bahan tersebut dilakukan proses tertentu sehingga menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual lebih. Perusahaan manufaktur melakukan proses mengolah bahan menjadi produk jadi tersebut dalam skala besar, atau dalam skala industri. Walaupun sebenarnya secara sempit bisa juga digunakan untuk skala kecil, namun istilah tersebut lebih umum digunakan di hal yang berskala besar.

Untuk mengenali perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, maka perlu dipahami karakteristik dari hal tersebut. Manufaktur adalah proses yang menghasilkan produk dengan nilai ekonomis yang dapat dilihat atau nyata dalam bentuk produk, berbeda dengan sektor jasa yang tidak terlihat produknya. Proses ini juga menggunakan tenaga manusia dan mesin dalam skala yang besar. Pada pengerjaannya pun terdapat prosedur standar yang diatur dan harus dilalui. Karakteristik terakhir adalah terdapat biaya produksi yang dikeluarkan. Komponennya ada 3, yakni bahan baku, tenaga kerja, serta biaya overhead pabrik.

Dari sekian banyak perusahaan, perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI dibagi dalam tiga sektor. Sektor tersebut adalah industri dasar dan kimia, aneka industri, dan industri barang konsumsi. Untuk contoh sektor industri dasar dan kimia, ada Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM) yang bergerak di bidang kertas dan pulp, Holcim Indonesia Tbk (SMCB) yang bergerak di bidang semen, serta Beton Jaya Manunggal (BTON). Sektor ini pun memiliki beberapa sub sektor seperti logam dan sejenisnya, sub sektor keramik, porselen dan kaca, serta sub sektor pakan ternak.

Daftar perusahaan manufaktur yang tergolong di sektor aneka industri adalah perusahaan yang bergerak di bidang elektronika, mesin, otomotif, tekstil, dan lainnya. Sub sektor kabel, alas kaki, dan sub sektor lainnya pun termasuk pada sektor ini. Contoh pada sub sektor ini adalah Astra Otopart Tbk (AUTO) dan Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) pada bidang otomotif, serta Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) yang bergerak di Industri kabel.

Kimia Farma Tbk (KAEF) yang bergerak di bidang farmasi, perusahaan rokok Gudang Garam Tbk (GGRM), dan Unilever Indonesia Tbk (UNVR) adalah contoh perusahaan manufaktur yang termasuk sektor industri barang konsumsi. Pada sektor industri barang konsumsi, di dalamnya terdapat sub sektor peralatan rumah tangga, farmasi, kosmetik dan barang keperluan rumah tangga, bahkan sub sektor rokok pun termasuk di dalamnya.

Berikut adalah uraian mengenai pengertian, contoh, dan karakteristik perusahaan manufaktur. Industri manufaktur di Indonesia perlu didukung kelangsungan dan kelancarannya di Indonesia karena banyak juga memberikan manfaat serta menggerakkan perekonomian negara.

Hal yang perlu dikawal adalah pada proses industrinya, jangan sampai melanggar undang-undang yang sudah ditetapkan dan berlaku di Indonesia. Termasuk di antaranya adalah terkait ketenagakerjaan dan kelestarian lingkungan yang harus dikawal bersama. Sekian informasi mengenai pengertian perusahaan manufaktur beserta daftar perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI 2018. Semoga bermanfaat!

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *