Pengertian Manajemen Keuangan + Fungsi dan Contohnya

  • 2 min read
  • Jun 20, 2019

Manajemen Keuangan – Secara harfiah pengertian manajemen keuangan adalah keseluruhan kegiatan yang berkaitan dengan perputaran uang, baik keuangan pribadi, keuangan kelompok, maupun keuangan perusahaan. Sementara pengertian manajemen keuangan para ahli adalah upaya untuk mendapatkan dana (uang) dengan cara-cara yang menguntung, serta upaya untuk menggunakannya secara efisien. Manajemen ini sangat penting untuk diterapkan pada sebuah perusahaan, sebab keuangan inilah yang akan menjadi pondasi besar bagi perkembangan dari perusahaan itu sendiri. Selain itu, manajemen ini memiliki beberapa fungsi sebagaimana berikut ini.

Pengertian Manajemen Keuangan :

Sebagaimana dikatakan semula, bahwa pengertian manajemen keuangan menurut para ahli merupakan upaya pengelolaan keuangan itu sendiri. Mulai dari cara mendapatkan hingga menggunakannya dengan sebaik mungkin, sehingga mampu mendatangkan keuntungan bagi perusahaan. Selain memberikan keuntungan, manajemen ini memiliki fungsi lainnya. Berikut ini beberapa fungsi dari manajeman pengelolaan keuangan yang baik dan benar yang dapat Anda ketahui.

Fungsi Manajemen Keuangan :

1. Perencanaan Anggaran
Manajemen keuangan memiliki fungsi sebagai upaya dalam perencanaan anggaran. Hal tersebut meliputi perencanaan mendapatkan uang (anggaran) dari sumber tertentu, serta perencanaan penggunaan anggaran tersebut secara optimal. Sehingga nantinya perusahaan dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Selain itu, dengan perencanaan anggaran yang tepat, perusahaan mampu memperkirakan keuntungan dan juga kerugian yang akan dihadapi.

2. Fungsi Pengontrolan
Fungsi manajemen keuangan berikutnya adalah sebagai upaya dalam melalukan kontrol terhadap perputaran keuangan itu sendiri. Melalui manajemen ini perusahaan dapat mengetahui hal-hal keliru yang terjadi terhadap penggunaan anggaran melalui pengawasan. Apabila terdapat hal-hal yang tidak sesuai dengan rencana awal, maka pihak perusahaan akan melakukan perbaikan. Sehingga perusahaan mampu berjalan sesuai dengan rencana keuangan yang telah dibuat.

3. Pemeriksaan Anggaran
Pemeriksaan atau auditing termasuk salah satu fungsi penting dari Manajemen keuangan. Pemeriksaan berguna untuk mengetahui apakah penggunaan keuangan pada perusahaan tersebut telah sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku. Sehingga perusahaan dapat mengetahui apakah terdapat penyimpangan penggunaan anggaran atau tidak.

4. Pelaporan Anggaran
Fungsi manajemen keuangan lainnya adalah sebagai upaya pelaporan anggaran yang tepat sesuai dengan penggunaanya. Melalui penerapan manajemen yang benar, maka sebuah perusahaan akan mendapat laporan terhadap penggunaan anggarannya. Sehingga perusahaan dapat melakukan evaluasi untuk penggunaan anggaran di periode berikutnya.

Contoh Manajemen Keuangan :

Setelah mengetahui pengertian manajemen keuangan dan juga beberapa fungsinya, berikut contoh penerapan manajemen pengelolaan keuangan yang baik dan benar. Seseorang memiliki anggaran 500 juta untuk menjalankan sebuah pabrik sepatu. Anggaran tersebut digunakannya untuk mendirikan pabrik, membeli bahan, membayar upah karyawannya, serta membeli beberapa peralatan. Setelah melalukan beberapa hal tersebut, Ia masih memiliki sisa uang sekitar 50 juta. Uang tersebut dijadikan sebagai cadangan, jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan.

Kemudian pada akhir periode produksi dan penjualan, Ia melakukan perhitungan berdasarkan data-data yang dimilikinya. Setelah dilakukan perhitungan yang benar, Ia mendapatkan bahwa pabrik yang dijalaninya berhasil meraup keuntungan. Sehingga Ia memiliki anggaran lebih untuk memulai usahanya dalam periode berikutnya. Bahkan dengan keuntungan tersebut Ia juga memberikan bonus kepada karyawannya, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja mereka. Demikianlah contoh manajemen keuangan yang dapat Anda ketahui.

Itulah tadi beberapa informasi terkait pengertian manajemen keuangan, beserta fungsi dan contohnya. Tentunya manajemen seperti ini tidak hanya berlaku bagi perusahaan, namun juga bisa diterapkan dalam skala kecil. Misalnya keuangan pribadi Anda, sehingga Anda mampu mensiasati penggunaan keuangan yang baik untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Demikianlah informasi keuangan ini, semoga segala informasi tadi dapat bermanfaat bagi Anda.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *