Pengertian Konflik dan Contoh Konflik Sosial di Masyarakat

  • 2 min read
  • Jun 01, 2019

Pengertian Konflik dan Contoh Konflik Sosial – Sejatinya dalam kehidupan umat manusia tidak akan pernah lepas dengan namanya Konflik. Baik terjadi sesama manusia, maupun terjadi antara manusia dengan lingkungannya sendiri. Secara harfiah pengertian konflik adalah sebuah perselisihan yang terjadi antara satu pihak dengan pihak lainnya. Banyak faktor yang membuat perselisihan itu dapat terjadi, misalnya faktor perbedaan pendapat dalam mencapai tujuan tertentu.

Pengertian Konflik Menurut Para Ahli :

Selain itu, kesenjangan yang terjadi juga banyak ragamnya. Untuk lebih memahami apa itu pengertian konflik dan contoh konflik sosial, berikut ini informasinya yang dapat Anda pelajari. Alabaness menjelaskan bahwa konflik adalah sebuah keadaan adanya pihak-pihak yang tidak menemukan titik kesepakatan dalam menyelesaikan suatu persoalan.

Sehingga hal tersebut berimbas pada hubungan antar ke dua belah pihak dalam kehidupan sehari-hari. Robbisn menjelaskan pula bahwa hal tersebut dapat terjadi karena adanya salah satu pihak yang dirugikan. Kemudian kerugian tersebut juga memberikan dampak bagi pihak lainnya.

Berdasarkan pendapat di atas, maka dapat dipahami bahwa pengertian konflik menurut para ahli adalah sebuah fenomena sosial yang terjadi karena adanya pihak-pihak yang tidak sepakat dalam suatu persoalan. Sehingga hal tersebut juga telah memberikan dampak negatif bagi masing-masing pihak dalam kehidupan sehari-hari. Ada beberapa faktor yang dapat memicu fenomena ini terjadi, di antaranya ialah sebagai berikut.

1. Adanya Perbedaan Tujuan
Secara lahiriah, manusia akan bekerja sama dalam mencapai sebuah tujuan. Namun, hal itu tidak selamanya dapat berjalan harmonis. Sebab ada kalanya masing-masing individu yang memiliki tujuan tersendiri, sehingga hal tersebut dapat memicu timbulkan permasalahan.

2. Perbedaan Pendapat
Setiap individu memiliki pemikiran maupun logikanya masing-masing dalam menyikapi suatu persoalan. Biasanya ketika persoalan tersebut menyangkut kepentingan bersama, maka akan dilaksanakan musyawarah untuk melakukan jajak pendapat. Pada musyawarah itulah yang sering menimbulkan perselisihan antara pihak-pihak yang memiliki perbedaan pendapat. Hal ini dikarenakan tidak adanya sikap lapang dada dan toleransi dalam menerima perbedaan pendapat tersebut.

3. Perbedaan Karakter Pribadi
Sudah menjadi rahasia bersama, bahwa manusia lahir dengan berbagai macam karakter yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Ada yang memiliki karakter lembur, ramah, dan ada pula individu dengan karakter yang keras atau tidak mau mengalah. Perbedaan karakter seperti ini yang jika tidak disikapi dengan baik, maka dapat menimbulkan perselisihan antara pihak-pihak tertentu.

4. Permasalahan Komunikasi
Sebagaimana diketahui, bahwa komunikasi menjadi hal vital dalam terwujudnya kehidupan yang harmonis. Namun pada realitanya, komunikasi sering kali tidak berjalan dengan baik. Sehingga memunculkan kesalahpahaman yang pada akhirnya bermuara pada perseteruan antar sesama manusia (konflik sosial).

Ada beragam jenis perselisihan yang terjadi di keseharian manusia, salah satunya adalah konflik sosial. Secara gamblang dapat dimengerti bahwa pengertian konflik sosial adalah adanya usaha untuk berlaku curang oleh salah satu pihak terhadap pihak lainnya. Bisanya pihak yang terlibat berjumlah lebih dari satu orang. Hal tersebut dipandang lumrah terjadi dalam proses sosial yang terjadi dalam kehidupan manusia.

Salah satu bentuk konflik sosial yang lumrah ditemukan adalah pertengkaran yang terjadi antara seseorang dengan tetangga di sebelah rumahnya. Banyak yang membuat hal tersebut dapat terjadi, misalnya karena faktor komunikasi yang kurang baik. Sehingga memunculkan kesalahpahaman antara keduanya.

Kemudian kasus lainnya juga dapat terjadi antara satu organisasi dengan organisasi lainnya, maupun antara satu kelompok dengan kelompok lainnya. Semua hal tersebut terjadi karena beberapa faktor sebagaimana telah disebutkan di atas. Demikianlah contoh konflik sosial yang dapat Anda pelajari.

Itulah tadi ringkasan mengenai pengertian konflik menurut para ahli beserta contoh contoh konflik sosial yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Di samping secara sosial, masih banyak jenis-jenis konflik yang terjadi.

Ada yang terjadi pada diri sendiri, terjadi antar kelompok, antar negara, maupun antar partai-partai politik. Demikianlah, semoga informasi-informasi tadi dapat bermanfaat bagi Anda. Sehingga dapat menambah kematangan Anda dalam menyikapi berbagai fenomena kehidupan.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *