Pengertian Demokrasi dan Demokrasi Liberal di Indonesia

  • 2 min read
  • Mei 26, 2019

Pengertian Demokrasi – Istilah Demokrasi banyak dijelaskan oleh para ahli. Salah satunya adalah Aristoteles yang berpendapat bahwa demokrasi adalah suatu kebebasan warga negara untuk bisa berbagi kekuasaan. Selain itu, adapula Samuel Huntington yang mengatakan bahwa bentuk pemerintahan ini akan ada apabila pemilihan kekuasaan yang ada di dalam suatu negara dilakukan dengan adil, jujur dan dipilih oleh rakyat dengan persaingan yang bersih. Semua masyarakat mempunyai hak yang setara atau sama dalam pemilihan kekuasaan tersebut.

Demokrasi dan Demokrasi Liberal di Indonesia

Sistem pemerintahan demokrasi tentu saja disertai dengan prinsip-prinsip yang jelas. Berikut ini adalah beberapa diantaranya.

  1. Adanya tingkat persamaan antara sesama warga Negara
  2. Adanya keterlibatan warga Negara terkait dengan keputusan politik
  3. Menggunakan sistem perwakilan
  4. Kemerdekaan dan kebebasan tertentu yang dipakai serta diakui oleh warga negara
  5. Pemerintah memiliki kekuasaan yang dibatasi konstitusi
  6. Kebebasan pers
  7. Adanya jaminan HAM (Hak Asasi Manusia)
  8. Penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil dan bebas
  9. Adanya kebebasan untuk mengeluarkan pendapat dan berserikat
  10. Kedudukan yang sama antar warga negara di hadapan hukum
  11. Sistem peradilan yang jujur

Jenis-jenis Demokrasi dibedakan berdasarkan sudut pandangnya. Apabila dilihat dari penyaluran aspirasi masyarakat, maka sistem demokrasi ini dibagi menjadi dua yakni langsung dan tidak langsung. Jika dilihat berdasarkan prinsip ideologinya, sistem pemerintahan ini terbagi menjadi demokrasi rakyat, demokrasi Pancasila dan demokrasi liberal.

Pengertian demokrasi liberal adalah suatu sistem pemerintahan yang menganut sistem demokrasi dan liberal yang dalam pelaksanaannya melalui representatif atau perwakilan. Ciri-ciri negara yang menganut sistem pemerintahan ini salah satunya adalah mempunyai perwakilan dari rakyat yang bertugas untuk membatasi kekuatan penguasa. Selain itu, kekuasaan juga tidak berpusat pada satu titik saja.

Keputusan yang dibuat juga berdasarkan mayoritas dengan menggunakan sistem voting. Pergantian kepemimpinan dalam sistem pemerintahan ini dipilih oleh rakyat. Di Indonesia, sistem ini mendorong lahirnya berbagai macam parpol (partai politik).

Hal inilah yang membuat banyaknya pergantian kabinet pada masa itu. Kabinet yang pertama adalah kabinet natsir yang menjabat mulai dari tanggal 6 September 1950 hingga 21 Maret 1951. Kemudian pada tanggal 27 April 1951 sampai 3 April 1952 dilanjutkan dengan kabinet sukiman. Diteruskan oleh Kabinet Wilopo, Kabinet Ali Sastroamijoyo, kabinet Burhanuddin Harahap, dan dikembalikan lagi pada Kabinet Ali Sastroamijoyo. Kabinet Ali yang baru diisi oleh 3 partai koalisi yakni Masyumi, NU dan PNI. Kabinet penerusnya adalah kabinet Juanda.

Indonesia sendiri saat ini menganut sistem pemerintahan Demokrasi Pancasila. Demokrasi di indonesia ini adalah sistem pemerintahan konstitusional yang di dasarkan atas mekanisme kedaulatan seluruh rakyat Indonesia. Pengertian demokrasi Pancasila adalah suatu paham yang bersumber dari falsafah hidup dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang didasarkan atas kepribadian dari rakyat Indonesia sendiri. Dasar falsafah negara yakni Pancasila terkandung dan tercermin di dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945. Jadi tentu saja, sistem pemerintahan Indonesia harus sesuai dengan UUD ’45 terutama dalam pelaksanaannya.

Pengertian demokrasi Pancasila pada dasarnya tercantum dalam isi dari Pancasila itu sendiri. Sebut saja Prof. Notonegoro yang menjelaskan bahwa pengertian dari demokrasi Pancasila ada pada poin sila ke 4 dan 5. Demikianlah ulasan mengenai pengertian, jenis, dan ciri-ciri dari Demokrasi dan demokrasi liberal yang ada di Indonesia. Semoga informasi yang diulas kali ini dapat menambah wawasan Anda terkait dengan sistem pemerintahan di Indonesia.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *