Sikap Positif Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

  • 2 min read
  • Jun 03, 2019

Pancasila sebagai ideologi terbuka yang sifatnya mendasar untuk setiap warna negara Indonesia memang wajib dijunjung tinggi. Di dalam Pancasila, terdapat lima sendi utama yang menyusunnya. Tentu lima butir Pancasila ini sudah tidak asing lagi di telinga karena semasa sekolah, hampir setiap Senin melakukan upacara bendera. Bukan hanya hafal dan mampu menyebutkan secara lisan, tapi sebagai warga negara Indonesia, sudah sepatutnya bisa mengamalkan butir-butir Pancasila dalam kehidupan nyata. Selain itu seluruh warga negara indonesia juga harus memiliki sikap positif terhadap pancasila sebagai ideologi terbuka.

Pengertian Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Pengertian Pancasila sebagai ideologi terbuka secara umum yakni dengan memberikan kebebasan bagi setiap warga negaranya. Meski demikian kebebasan ini tetap harus bisa disaring antara hal mana yang baik dan tidak sehingga nilai Pancasila tidak dilanggar.

Hal ini pun bisa dilakukan dengan senantiasa bersikap yang positif terkait dasar negara yakni Pancasila. Dengan demikian Pancasila sebagai ideologi yang terbuka akan bisa diaplikasikan dalam kehidupan keseharian. Berikut ini beberapa sikap positif terhadap Pancasila yang sesuai dengan lima butir nilai Pancasila.

Sikap Positif Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

  • Senantiasa menjunjung tinggi nilai dari ketuhanan jika tiap warga negara sudah sepatutnya memiliki pola pikir dan cara sendiri dalam menjunjung tinggi nilai ketuhanannya.
  • Senantiasa menjunjung tinggi nilai dari kemanusiaan. Hal ini tentu sesuai dengan Pancasila sebagai ideologi terbuka dimana mendudukkan manusia menjadi mitra yang sesuai harkat dan martabatnya.
  • Senantiasa menjunjung tinggi nilai dalam persatuan Indonesia. Hal ini mengharuskan tiap warga negara untuk wajib pertahankan keutuhan negara sehingga NKRI bisa tegak dan kokoh.
  • Senantiasa menjunjung tinggi nilai dalam permusyawaratan dan perwakilan dimana dimaknai dengan menghormati dan juga mengedepankan kedaulatan negara. Tentu ini adalah sebagai perwujudan dari kehendak seluruh rakyat.
  • Contoh sikap positif Pancasila sebagai ideologi terbuka yaitu dengan menjunjung tinggi nilai dari keadilan sosial. Hal ini dilakukan demi terwujudnya kesejahteraan secara lahir dan batin dengan keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia tanpa ada pengecualian.

Harus disadari benar jika lahirnya Pancasila sebagai ideologi terbuka untuk bangsa Indonesia tentunya tak lepas dari perjuangan rakyat Indonesia untuk bisa merdeka. Dari sejarah Pancasila, pastinya sudah diketahui benar jika perjuangan para pahlawan tidaklah mudah demi menegakkan kemerdekaan di bumi pertiwi. Dengan adanya Pancasila sebagai ideologi di Indonesia, maka Pancasila pun menjadi kaidah dalam penyelenggaraan negara.

Pengaplikasian Pancasila sebagai ideologi terbuka pun bisa ditemukan dalam berbagai bidang kehidupan, salah satunya adalah dalam dunia politik. Hal ini merupakan bukti penyesuaian nilai instrumental pada dinamika yang ada di tengah masyarakat. Berikut ini beberapa contoh keterbukaan ideologi Pancasila dalam bidang politik.

Contoh Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

  • Bentuk pemerintahan di Indonesia menggunakan demokrasi Pancasila dimana merupakan bentuk penyesuaian secara instrumental Pancasila yang memang dibutuhkan bangsa Indonesia.
  • Indonesia mengadopsi sistem pemerintahan presidensial yang juga merupakan pembuktian dari nilai Pancasila sebagai ideologi terbuka.
  • Bentuk negara Indonesia adalah NKRI yang sesuai dengan butir Pancasila ketiga. Hal ini lantaran NKRI menjadi bukti bahwa Indonesia selalu berusaha untuk menjaga persatuan di Indonesia.
  • Adanya sistem perwakilan rakyat di dunia pemerintahan sehingga menjadi bukti butir keempat dari Pancasila.
  • Indonesia juga menjunjung kemerdekaan dalam mengemukakan pendapat untuk seluruh warga negaranya.

Itulah ulasan terkait Pancasila sebagai ideologi terbuka di negara Indonesia. Tentunya pembentukan Pancasila itu tidak terlepas dari kebutuhan negara Indonesia. Tidak heran jika setiap butir yang ada di Pancasila senantiasa berhubungan dekat dengan kehidupan pribadi hingga kehidupan dalam bermasyarakat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *