Pengertian Literasi, Jenis, Tujuan, dan Contoh Literasi

Literasi Adalah Berikut pengertian dan contoh gerakan literasi di lingkungan sekolahApa itu literasi? Mungkin banyak dari Anda yang pernah mendengarnya namun tidak paham dengan artinya. Literasi adalah kemampuan seseorang dalam berbahasa dan mengolah informasi walaupun pengertian literasi  sebenarnya lebih luas lagi. Literasi banyak diajarkan melalui pendidikan sekolah yang akhirnya bisa diterapkan di dunia kerja ataupun kehidupan bermasyarakat.

Pengertian Literasi Menurut Para Ahli

Sebenarnya apa itu literasi, menurut beberapa ahli arti literasi adalah kemampuan seseorang dalam berbahasa yang digunakan untuk membaca, menulis, menghitung, menyimak dan sebagainya.

Tujuan literasi adalah untuk menambah wawasan yang dapat diambil dari berbagai sumber. Kegiatan membaca, ataupun menyimak informasi penting banyak dilakukan melalui gerakan literasi sekolah.

Pengertian literasi ini sudah ditanamkan melalui pendidikan sejak dini oleh para guru. Sejak taman kanak-kanak para siswa sudah dikenalkan dengan literasi sekolah melalui belajar membaca, menulis dan mendengarkan dengan baik. Dalam gerakan literasi sekolah para siswa ditanamkan hobi membaca, agar bisa mendapatkan pengetahuan baru yang bahkan tidak diajarkan.

Manfaat dari literasi sekolah dapat menumbuhkan karakter dan budi pekerti siswa lewat pelajaran yang diberikan oleh guru ataupun dari buku yang mereka baca.

Pohon Literasi

Bagi anak-anak mungkin mengenal literasi adalah hal yang membosankan, namun dengan cara yang kreatif Anda bisa menumbuhkan hobi membaca pada anak, salah satunya dengan pohon literasi.

Pohon literasi merupakan tulisan-tulisan yang berisi penggalan buku atau judul buku yang pernah dibaca. Hal ini digunakan untuk menarik minat anak dalam literasi agar membaca buku dan mengoleksi daun pohon sebanyak-banyaknya.

Untuk membuatnya Anda bisa menggunakan metode digital ataupun media. Menggunakan literasi media terbilang lebih sederhana, Anda bisa membuatnya dari kertas berwarna atau bahan menarik lainnya. Bagi Anda yang tidak ingin ribet dan ingin hasil yang bagus bisa menggunakan metode literasi digital.

Berbeda dengan literasi media yang menggunakan bahan secara nyata, literasi digital menggunakan bantuan software seperti photoshop dan sejenisnya.

Budaya Literasi

Budaya literasi sangat diperlukan oleh Indonesia yang termasuk ke dalam negara dengan minat baca terendah dan ini dapat diupayakan melalui pendidikan dari sekolah, ajakan dari lembaga masyarakat, ataupun membangun fasilitas seperti perpustakaan umum.

Literasi Keuangan

Literasi keuangan merupakan kemampuan membaca sesuatu yang berhubungan dengan finansial. Berdasarkan tingkatannya pengertian literasi keuangan digolongkan menjadi 4 bagian seperti berikut ini.

  • Well literate

Well literate mempunyai pengetahuan dan keyakinan terhadap lembaga, jasa keuangan beserta jasa keuangan dan produk-produknya serta mempunyai keahlian di bidangnya.

  • Not literate

Pada kondisi ini seseorang sama sekali tidak mempunyai keyakinan atau pengetahuan kepada lembaga jasa keuangan maupun jasa dan produk keuangan.

  • Sufficient literate

Arti literasi di sini memiliki pengetahuan tentang lembaga, produk, dan jasa keuangan disertai dengan hak serta kewajiban kemudian fitur, manfaat dan resikonya.

  • Less literate

Less literate merupakan literasi keuangan yang hanya mempunyai ilmu terkait lembaga jasa keuangan, jasa dan produk keuangan.

Contoh Literasi

Tujuan dari literasi adalah sebagai media penambah ilmu, hal ini tentunya sangat cocok apabila diterapkan di lingkungan sekolah. Untuk menumbuhkan minat baca pada siswa diperlukan contoh literasi yang efektif. Dengan adanya contoh program literasi seperti di bawah ini, diharapkan membuat siswa lebih gemar membaca.

  • Memberi Buku Bacaan Di Kelas

Contoh literasi berikut ini lumayan efektif agar siswa lebih aktif membaca, karena dengan adanya buku bacaan di dalam kelas siswa dapat membukanya kapanpun mereka mau.

  • Membuat Mading Atau Poster

Salah satu contoh program literasi selanjutnya yaitu mengajak siswa membuat poster. Sehingga siswa dapat mengasah kreatifitasnya dengan menulis, sekaligus mencari sumber poster dari membaca buku ataupun mencarinya dari media lain.

Dapat disimpulkan bahwa literasi adalah kemampuan berbahasa yang dihubungkan dengan membaca, menulis, untuk menambah wawasan dan informasi. Proses literasi sendiri sudah diajarkan mulai dari bangku sekolah dan dapat dilakukan oleh semua golongan.

Gambar Gravatar
arenabelajar.com merupakan perpustakaan online yang mengulas ragam ilmu pengetahuan untuk media pembelajaran siswa siswa berprestasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *