Pengertian GDP (Gross Domestic Product) Adalah ? Berikut Penjelasannya

  • 2 min read
  • Jul 15, 2019

Apa itu GDP? – GDP adalah singkatan dari Gross Domestic Product, yang mana hal ini dapat diartikan sebagai  nilai jasa akhir ataupun barang yang dihasilkan berbagai unit produksi pada satu negara per tahunnya. Hal tersebut tidak ditentukan menggunakan berapa jasa dan banyak barang yang dihasilkan tetapi menggunakan harga dasar konstan atau harga yang berlaku.

Cara menghitung GDP adalah menggunakan empat komponen dasar seperti investasi yang dinotasikan I, pembelian pemerintah dinotasikan G, konsumsi dinotasikan C, kemudian  total bersih ekspor dinotasikan menggunakan X – M. Lambang X mewakili ekspor dan lambang M digunakan untuk impor.

GDP Per Capita

GDP adalah suatu barang atau jasa yang dihasilkan negara pertahunnya dan merupakan nilai keseluruhan nominal, yang kemudian diubah menjadi nilai tukar pasar menggunakan dolar AS saat ini. Cara menghitung GDP tidak memperhitungkan perbedaan biaya hidup antara satu negara dengan lainnya. pengertian GDP inilah yang dapat mengubah nilai peringkat suatu negara dari tahun ke tahun.

GDP per capita ini dapat dianggap sebagai indikator kemakmuran di suatu negara. GDP Indonesia per kapita pada tahun 2016 adalah 3.604,28, kemudian pada tahun berikutnya indonesia GDP per kapita adalah 3.875,77 dan pada tahun 2018 per kapita 3.788,95.

GDP Indonesia 2021

Dengan adanya reformasi struktural akan mendatangkan banyak investasi. Hal ini kemudian akan mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dan inklusif bagi Indonesia GDP dengan harapan ke depannya nilai perekonomian Indonesia GDP Indonesia 2021 adalah  yang terbesar di Asia Tenggara.

Penguatan nilai investasi ini dapat meningkatkan kualitas dari perekonomian GDP Indonesia, pengertian GDP ini juga dengan modal pembangunan infrastruktur yang tinggi. Dimana investasi pemerintah diperkirakan sedang berada pada masa klimaks pada tahun 2018. Terutama melihat banyaknya proyek energi dan sarana transportasi serta proyek besar lain yang sedang dikembangkan.

GDP Indonesia diperkirakan akan terus meningkat kemudian defisit transaksi yang sedang berjalan juga mengalami sedikit peningkatan di tahun 2018 – 2019. Alasannya karena perkembangan ekspor pada proyek mengalami keterlambatan, disamping itu import harus tetap berjalan dan diperkirakan GDP Indonesia 2019 mencapai 3.970,61

Berkolerasi positif dengan apa itu GDP sebagai pembelian pemerintah, investasi, eksport, dan konsumsi. Setiap komponen GDP adalah mengalami penurunan jika kolerasi negatif terus mengalami peningkatan. Sebab apabila pendapatan konsumsi tinggi, maka pendapatan pribadi juga akan menunjukkan statistik yang positif.

Naiknya pendapatan akan mengakibatkan nilai konsumsi ikut mengalami kenaikan. Kemudian tingkat bunga dan pengembalian modal juga dapat mempengaruhi nilai investasi. Para investor akan tertarik memasang investasi apabila pengembalian modal lebih tinggi dari tingkat bunga. Tetapi jika investasi tidak menguntungkan karena terdapat tingkat bunga yang tinggi maka GDP akan menurun karena kurangnya pemasok modal.

Pembelian pemerintah adalah nilai barang atau jasa yang dibeli pemerintah daerah dan pusat. Oleh karena itu apabila pengeluaran pemerintah menurun maka GDP juga ikut menurun, akan tetapi jika pengeluaran pemerintah ternyata naik, maka nilai GDP adalah naik. Karena sumber pasti dari pendapatan negara adalah berasal dari pajak.

Apa itu GDP? dari penjelasan di atas dapat dijelaskan bahwa GDP adalah jumlah pengeluaran dari konsumsi masyarakat beserta investasi negara yang menjadi penentu dari selisih ekspor dan impor. Selain itu GDP adalah nilai akhir keuangan negara yang terpantau selama setahun, semakin banyak pengeluaran negara dan konsumsi masyarakat maka nilai GDP per capita semakin tinggi.