Detak Jantung Normal Per Menit Orang Dewasa, Janin, dan Bayi

  • 2 min read
  • Jun 16, 2019

Detak Jantung Normal – Kita tahu detak jantung setiap orang tentunya akan berbeda-beda. Kecepatan denyut jantung dapat bergantung pada beban dan aktivitas tubuh yang dilakukan setiap harinya. Selain itu detak jantung normal orang dewasa tentu akan sangat berbeda dengan detak jantung normal bayi ataupun janin. Mengetahui jumlah denyut jantung sangatlah penting karena dapat menentukan apakah kondisi jantung Anda baik-baik saja atau mengalami masalah.

Karena detak jantung yang terlalu lambat atau terlalu cepat dapat mengakibatkan masalah bagi kesehatan jantung. Detak jantung normal per menit pada orang dewasa, bayi, dan janin jika disimpulkan, semakin bertambah usia maka detak jantung semakin berkurang. Jadi bisa diartikan bahwa detak jantung janin dan bayi sehat pasti akan lebih tinggi dibanding orang dewasa.

Detak jantung normal pada orang dewasa bisa didapatkan saat kondisi tubuh fit dan kebutuhannya terpenuhi. Maksud fit disini adalah sehat karena sering berolahraga dengan pola makan yang selalu teratur setiap harinya. Karena jika tubuh sangat jarang berolahraga tentu dapat mempengaruhi kinerja jantung. Tubuh yang tidak banyak bergerak dapat membuat detak jantung menjadi lebih lambat, dan jika dibiarkan terus menerus dapat memunculkan resiko kematian dini.

Sedangkan jika berolahraga terlalu keraspun dapat membahayakan jantung karena terlalu memporsir tubuh. Untuk itu agar jumlah detak jantung normal dapat selalu terjaga Anda perlu memperhatikan beban aktivitas dan suplai makanan yang selalu teratur.

Perbedaan Jumlah Detak Jantung pada Orang Dewasa, Janin dan Bayi

Jumlah detak jantung normal pada orang dewasa

Pada orang dewasa, jumlah detak jantung normal per menit adalah 60 sampai 100 denyut untuk denyut jantung dalam keadaan istirahat. Sedangkan untuk jumlah detak jantung orang dewasa dengan profesi atlit yang sudah pro adalah sekitar 40 hingga 60 denyut. Sedangkan detak jantung normal per menit saat beraktivitas, untuk usia 20 tahun adalah 100 hingga 170 denyut per menit dengan jumlah denyut maksimal 200 per menit.

Detak jantung maksimal ini biasanya detak jantung normal setelah olahraga. Jadi jika setelah olahraga detak jantungnya melebihi jumlah maksimum, maka olahraganya terlalu berlebihan dan tidak baik untuk kesehatan. Jumlah detak jantung pada orang dewasa dibedakan berdasarkan usia, semakin tua usianya, maka semakin berkurang jumlah detak jantungnya. Selain itu semakin tua usia, maka jumlah maksimal detak jantungnyapun akan semakin berkurang.

Jumlah detak jantung normal pada bayi

Untuk detak jantung normal per menit pada bayi akan lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Karena pada bayi baru lahir frekuensi denyut jantungnya lebih tinggi. Untuk detak jantung bayi normal umur 0 sampai 3 bulan adalah 100 sampai 160 kali permenit. Dan detak jantung bayi akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Selain jumlah usia,  detak jantung normal juga ditentukan berdasarkan jenis kelamin. Karena pada wanita biasanya memiliki denyut jantung yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki.

Jumlah detak jantung normal pada janin

Untuk detak jantung janin normal per menitnya juga bervariasi ditentukan berdasarkan usia kandungannya. Untuk detak jantung janin yang berusia 6 minggu jumlah detak jantungnya adalah 90 – 110 denyut per menit. Jika denyut jantung janin kurang dari 90 maka terdapat resiko mengalami keguguran. Untuk itu sangat penting untuk mengkonsumsi makanan yang memiliki gizi tinggi agar kesehatan janin selalu terjaga.

Mengetahui detak jantung normal per menit baik pada orang dewasa, bayi ataupun janin tentunya menjadi hal yang penting karena dapat dijadikan sebagai tolak ukur apakah tubuh Anda sehat atau tidak. Jangan lupa untuk selalu hidup sehat dengan makan makanan yang bergizi dan rajin berolahraga supaya tidak ada penyesalan di hari tua.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *