Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tentang Sosial & Bencana Alam

  • 5 min read
  • Mei 27, 2019

Contoh Teks Eksplanasi  Penggunaan teks eksplanasi sering ditemukan di berbagai media, baik itu online ataupun cetak. Hal ini karena jenis teks tersebut memang ditujukan untuk memberikan pemahaman yang lengkap dan detail untuk para pembacanya. Tak heran, banyak orang yang ingin menguasai kemampuan untuk membuat teks tersebut. Selain dengan mempelajari kaidah serta struktur yang digunakan, bisa juga dengan menelaah contoh yang tersedia. Dengan mempelajari contoh teks eksplanasi, maka akan lebih mudah untuk memahami bagaimana caranya membuat teks yang baik dan benar.

Teks yang memiliki fungsi untuk menjelaskan informasi dengan sejelas-jelasnya kepada para pembacanya ini memiliki kaidah dan struktur tertentu supaya menjadi teks yang baik. Kaidah yang diperlukan untuk membuat teks eksplanasi yang baik adalah mengandung informasi, memakai kalimat pasif, memakai konjungsi, terdapat sequence marker, dan berdasarkan fakta. Untuk memahami contoh teks tersebut, sebaiknya mulai dengan teks yang sederhana sebelum menelaah contoh teks eksplanasi kompleks karena akan lebih mudah dipahami.

Struktur teks pun penting untuk diperhatikan, karena untuk menandakan bahwa teks tersebut adalah termasuk dalam bentuk eksplanasi. Bahkan untuk contoh teks eksplanasi singkat pun perlu terdapat struktur yang baik, sehingga dengan teks singkat pun informasi dapat tersampaikan dengan baik. Bagian awal yang perlu terdapat pada teks eksplanasi adalah pembuka yang berisi pernyataan umum.

Hal tersebut berisi tentang fakta seputar topik yang diangkat pada teks. Bagian tersebut juga mengandung urutan atau kronologi kejadian dari suatu masalah. Bagian kedua dari teks eksplanasi tersebut adalah bagian isi, yang terdapat di dalamnya adalah sebab akibat dan penjelasan detail yang bertahap dari suatu masalah. Pada contoh teks eksplanasi biasanya dicirikan dengan adanya kata konjungsi sebab akibat seperti kata “sehingga”, “akibatnya”, atau “karena”. Bagian terakhir adalah bagian penutup yang berisi interpretasi ataupun kesimpulan dari keseluruhan teks.

Contoh Teks Eksplanasi Singkat :

Angka Kemiskinan

Untuk memudahkan dalam mempelajari jenis teks ini, akan diberikan contoh teks eksplanasi sosial. Pada tahap awal perlu ditentukan terlebih dahulu topik yang akan diangkat ke dalam teks, misalnya kemiskinan. Perlu dikemukakan terlebih dahulu fakta tentang kemiskinan seperti angka kemiskinan atau jumlah orang yang berada di bawah garis kemiskinan. Hal tersebut bisa berfungsi sebagai bagian pembuka dari sebuah teks.

Misalkan kalimat “jumlah penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan di Indonesia belum mengalami penurunan yang drastis”. Setelah selesai dengan fakta pembuka, bisa dilanjut ke bagian isi. Bagian isi bisa berupa kalimat seperti berikut, “akibat dari kemiskinan adalah meningkatnya angka kriminalitas”. Kemudian bisa dilanjutkan dengan, “karena desakan ekonomi akibat kemiskinan, orang-orang akan mudah berbuat nekat untuk memenuhi kebutuhannya”.

Dapat dilihat bahwa terdapat kata penghubung yang bersifat sebab akibat. Setelah itu, untuk bagian penutup dapat dipakai kalimat, “kemiskinan memang belum sepenuhnya teratasi, perlu inisiatif dari pemerintah maupun masyarakat untuk menyelesaikan hal tersebut”.

Bencana Banjir

Untuk contoh teks eksplanasi banjir, awal teks dapat diawali dengan kalimat yang berisi fakta. Seperti, “banjir sudah seperti hal yang rutin terjadi di kota-kota besar di Indonesia”. Kemudian dilanjutkan dengan kalimat sebab akibat, seperti “akibat dari banjir adalah lumpuhnya aktivitas dari mulai pendidikan hingga bisnis selama beberapa waktu”. Setelah itu, dapat diteruskan dengan kalimat interpretasi seperti “menjaga lingkungan secara bersama-sama perlu dilakukan untuk menanggulangi masalah tersebut”.

Contoh Teks Eksplanasi Sosial

Suasana Kota Yang Kumuh

Kota dipandang seperti ladang pekerjaan buat beberapa masyarakat di pedesaan. Tingginya populasi masyarakat di Indonesia terpenting di kota – kota metropolitan memunculkan beberapa permasalahan terpenting dalam bagian social serta ekonomi. Tingginya harga sepetak tanah ditempat rantauan memaksa mereka beberapa urban untuk membangun ditempat – tempat yang tidak wajar yang selanjutnya memunculkan permukiman kumuh. Permukiman kumuh adalah lokasi permukiman (rumah / tempat tinggal) yang tidak wajar huni umumnya dibangun dengan illegal atau tidak cocok dengan izin yang laku.

Banyak factor yang memunculkan terdapatnya permukiman kumuh. Kuatnya arus urbanisasi yang susah diredam jadi factor kunci. Jumlahnya pabrik serta perusahaan yang ada di kota jadi daya pikat sendiri buat masyarakat desa. Akan tetapi sebab minimnya bekal baik dari sisi pendidikan ataupun pengalaman menyebabkan mereka selesai jadi pengagguran. Serta selanjutnya membangun permukiman masyarakat tidak wajar huni. Angka kemiskinan yang tinggi menyebabkan mereka tidak mampu untuk beli bahan bangunan serta bagian tanah. Jangankan beli sebidang tanah juga untuk makan mereka kekurangan.

Efek yang diakibatkan dari munculnya permukiman kumuh diantaranya : kurangi keindahan dari kota itu, tempat sebagai permukiman kumuh akan tampak tidak teratur serta tidak rapi, timbulnya grup – grup penduduk yang bisa melakukan perbuatan criminal setiap saat serta dimanapun, tingkatkan angka kemiskinan di Indonesia, serta ada banyak efek jelek yang lain yang akan muncul.

Permukiman kumuh atau biasa juga dimaksud permukiman liar umumnya terdapat di bantaran kali / sungai. Alur permukiman memanjang jadi yang sangat populer dalam pelaksanannya. Perihal ini dikarenakan cenderung manusia untuk bangun rumah yang dekat dengan sumber air. Perihal ini juga menyebabkan manfaat sungai akan terganggu serta mengakibatkan permasalahan yang lain akan muncul. Tidak cuma di bantaran sungai, akan tetapi ada juga di dalam perkotaan umumnya mengelompok di kontrakan – kontrakan kecil.

Alur penyelesaian yang dikerjakan sebaiknya terstruktur serta terencana. Pemerintah butuh ambil aksi serius pada perihal ini sebab manfaat tata kota tidak akan terwujud dengan baik, jika permukiman kumuh masih dilewatkan demikian saja. Pembangunan rusun – rusun seperti yang sudah dikerjakan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau biasa di panggil ‘Ahok’. Ia sudah bangun rusun – rusun ditempat – tempat dekat denag permukiman kumuh dengan sarana cukup baik serta dengan cost yang murah. Dalam mencegah untuk beberapa urban supaya tidak geser ke kota yaitu dengan memberi binaan serta tuntunan jika sebenarnya mereka bisa bahagia serta sejahtera di kampung sendiri. Penyuluhan – penyuluhan pertanian dibutuhkan supaya beberapa masyarakat desa yang sebagian besar bermata pencaharian menjadi petani jadi kerasan serta nyaman tinggal di desa.

Kerangka Teks Eksplanasi Kejadian Sosial Suasana Kota yang Kumuh

  • Tema : Jumlahnya permukiman kumuh di kota – kota besar
  • Arah : Untuk tahu pemicu serta argumen jumlahnya permukiman kumuh di kota – kota besar
  • Topik : Balada Permukiman Kumuh
  • Kerangka Isi Teks Eksplanasi :
  • Pemahaman Permukiman kumuh
  • Aspek – aspek munculnya permukiman kumuh
  • Efek yang diakibatkan permukiman kumuh
  • Alur permukiman kumuh
  • Alur penyelasaian permukiman kumuh

Contoh Teks Eksplanasi Bencana Alam :

Bencana Angin Puting Beliung

Pernyataan umum :
Angin puting beliung ialah angin yang berputar-putar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang berjalan dengan garis lurus dengan lama peristiwa maximum 5 menit. Orang pemula menyebutkan angin puting beliung ialah angin leysus, di daerah Sumatra dimaksud Angin Bahorok serta masih tetap ada sebutan lainnnya. Angin puting beliung seringkali berlangsung pada siang hari atau sore hari pada musim pancaroba. Angin puting beliung seringkali menempa beberapa daerah di Indonesia, seperti di NTT, NTB, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, serta Sumatera.

Deretan Penjelas :
Angin puting beliung dikarenakan oleh hawa panas serta dingin berjumpa, hingga sama-sama bentrok serta terbentuklah angin beliung. Sedang proses terjadinya angin puting beliung, yakni saat dua angin yang berbeda kelajuan bertiup di ketinggian yang berlainan lantas membuat satu pergerakan angin atau “Wind Shear”. Jika pergerakan angin bercantum dengan himpunan angin yang semakin besar, jadi ia bertambah mantap serta pusingan angin makin bertambah laju mak terbentuklah corong angin. Lalu penghujung corong angin turun ke bawah hampir mencecah permukaan air atau daratan. Pada akhirnya, terjadi angin puting beliung.
Ada berapakah sinyal tanda untuk tahu datangnya angin puting beliung, yakni pada saat siang hari tampak terdapatnya awan gelap yang dibarengi hembusan hawa dingin, serta mulai menggoyangkan pohon-pohon ke kiri serta ke kanan, selang beberapa saat angin makin cepat dibarengi hujan deras serta kadang dibarengi hujan es. Tampak awan hitam pergerakan angin berupa seperti kerucut ke arah tanah.

Interpretasi :
Angin puting beliung bisa mengakibatkan banjir, tsunami, tanah longsor, serta memunculkan kerugian buat penduduk, berbentuk korban jiwa, harta, serta material.

Berikut adalah contoh teks eksplanasi beserta struktur dan penjelasannya. Gunakan teks eksplanasi sesuai dengan kaidah dan struktur untuk mendapatkan kualitas teks yang baik sehingga mampu memberi informasi bagi pembaca dengan efektif.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *