Contoh Cerpen Singkat Beserta Pengertian dan Ciri Cirinya

  • 8 min read
  • Mei 29, 2019

Contoh Cerpen Singkat – Seperti yang kita ketahui bersama cerpen merupakan prosa yang alur ceritanya langsung menuju tujuan. Konflik yang ada diceritakan dengan cepat. Alurnya berbeda dengan novel karena novel mempunyai cerita dan halaman yang lebih panjang. Meskipun pendek, namun tetap mempunyai unsur-unsur yang harus diperhatikan dalam pembuatannya. Cerpen singkat tidak terlepas dari dua unsur yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik.

Unsur intrinsik berarti unsur yang ada di dalam cerita atau pembentuk cerita. Diantaranya yaitu tema, alur cerita, latar atau setting, tokoh, dan penokohan. Sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur yang berasal dari luar cerita. Diantaranya yaitu latar belakang masyarakat dan latar belakang pengarang.

Pengertian Cerpen Menurut Para Ahli :

Ada beberapa ahli yang menyebutkan pengertian cerpen. Sumardjo dan Saini menyebutkan pengertiannya yaitu cerita yang fiktif namun dapat terjadi di mana saja. Cerita cukup pendek dengan alur yang singkat. Berikutnya adalah Nugroho Notosusanto dengan pengertiannya sebuah cerita yang memiliki panjang 5000 kata. Diperkirakan 17 halaman kertas ukuran kuarto spasi rangkap. Cerita hanya berpusat pada diri sendiri.

Selain kedua ahli tersebut masih ada ahli lain yang menyebutkan pengertian cerpen. Hendy menyatakan sebagai suatu karangan dengan kisah yang pendek dan kisah yang tunggal. J.S. Badudu juga memberikan pengertian sebagai cerita yang fokus dan menjurus dengan satu peristiwa. Nah, di sisi lain H.B. Jassin memberikan pendapatnya dengan singkat namun padat. Pengertiannya adalah cerita singkat namun harus mempunyai bagian penting seperti perkenalan, konflik, dan penyelesaian.

Dari pengertian-pengertian tersebut muncullah ciri-ciri cerita pendek yang bisa digunakan sebagai patokan untuk pembuatannya. Ciri-ciri tersebut juga bisa digunakan untuk review atau menganalisis pada sebuah cerita yang pendek. Diantaranya yaitu sebagai berikut.

Ciri Ciri Cerpen :

  • Cerita lebih pendek dibandingkan novel
  • Jumlah kata tidak lebih dari 10.000 kata
  • Isi cerita berdasarkan kehidupan sehari-hari
  • Cerita hanya menggambarkan konflik salah satu tokoh
  • Cerita terdapat konflik dan penyelesaian
  • Pemilihan kata sederhana sehingga mudah dipahami dan dikenal oleh para pembaca
  • Meninggalkan kesan mendalam sehingga pembaca mampu merasakan kisah ceritanya
  • Biasanya menceritakan 1 kejadian saja
  • Alur cerita yang lurus dan tunggal
  • Penokohan sederhana dan singkat

Jika sudah memahami ciri-ciri cerpen singkat maka sangat mudah untuk membuatnya. Meskipun jalan cerita adalah fiksi namun pengambilan cerita bisa terinspirasi dari kehidupan sehari-hari. Sehingga siapa yang membacanya dapat ikut merasakan alur cerita yang disajikan.

Struktur Cerpen :

Adapun struktur cerpen singkat yaitu menyangkut beberapa hal. Pertama adalah abstrak berupa ringkasan cerita tersebut yang bisa dikembangkan menjadi rangkaian cerita. Kemudian ada orientasi yang berkaitan dengan waktu, tempat, dan suasana. Berikutnya yaitu komplikasi yang di dalamnya menyangkut beberapa kejadian yang dihubungkan menjadi sebab akibat. Selanjutnya evaluasi berupa struktur konflik. Terakhir adalah resolusi dan koda. Resolusi merupakan bagian solusi untuk menyelesaikan permasalahan di dalam cerita. Sedangkan koda adalah pelajaran atau nilai yang dapat diambil oleh pembaca berdasarkan cerita.

Contoh Cerpen Singkat Tentang Galau Cinta :

Mungkin Dia Bukan Jodohku

Saya masih tetap ingat benar waktu engkau meyakinkanku jika kita masih tetap tetap akan bersamanya. Awalannya saya sangsi. Tetapi engkau coba meyakinkanku dengan memandang wajahku yang terlihat pilu. Ku coba beranikan diri memandang mu untuk pertama-tama. Dengan senyum tipis kau berkata. Jagalah hatimu. Saya kembali menunduk. Trust me. Lanjutnya. Dengan suara lirih saya berkata. Iya saya yakin.Benar. Walau sekarang, jarak tidak lagi sama. Saya meyakini kita masih bersamanya. Walaupun kadang komunikasi tidak sebebas dahulu. Serta kadang. Komunikasi kita dikit terganggu dengan aktivitas kita yang sama-sama tidak tau. Permasalahan waktu juga seringkali jadi api dalam jalinan kita. Serta itu sukses kita lewati saat kira-kira 3 tahun.Hari selanjutnya, bukan waktu lagi sebagai api. Tetapi wanita cantik yang berfoto denganmu sudah sempat membuat asap di antara kita. “Siapa ?” chatku singkat. “Cuma rekan.” balasmu. “Yakin ?” lanjutku. Pembicaraan kita kesempatan ini mulai penuh amarah. Lagi-lagi saya sebagai air supaya api tidak melahap jalinan kita.

Komunikasi kita belakangan ini memang dikit memiliki masalah. Karnanya, saya lebih pilih menonaktifkan handphone ku daripada saya terus menerus berdebat denganmu cuma karna permasalahan remeh.

Malam itu, saya menyengaja aktifkan kembali handphoneku sekedar hanya hiburan. Buka facebook. Pas berita paling atas. Account facebookmu ramai dengan komentarmu dan wanita. Dengan ingin tahu saya membaca komentar wanita itu. “Habibi” siapa wanita ini ? Kenapa ia menyebut mu dengan sebutan Habibi? Banyak pertanyaanku dalam tujuan kata itu.

Saya buka account facebook wanita itu. Wanita cantik yang dahulu berfoto denganmu. Tiada ku fikir panjang. Saya mempersoalkan ini kepadamu. “Wanita itu siapa ? Mengapa ia memanggilmu dengan sebutan Habibi ?”. “Ia cuma temanku serta kita cuma bercanda”. “Sebercanda itu kah dengan memanggilmu Habibi ?” tanyaku. “Sekarang terserahmu, kamu ingin bagaimana.” jawabmu. “Terserah mu.” jawabku. “Kok terserah saya ?” tanyanya. “Yaudah kita putus.” jawabku, yang ku berharap kamu menurunkan amarahku (seperti dahulu). “Baiklah.” cuma itu yang kamu kirim padaku.

Tidak diduga saja mataku berair serta sudah sempat bercucuran dengan deras. Harapanku seolah roboh. Kepercayaan yang seakan-akan kau optimis dahulu, sekarang sudah hancur. Bahkan juga kau sendiri yang membuatnya hancur. Ini kah yang kau ingin dari saya mengawasi hati ? Semua sudah kulakukan. Lantas kenapa kau dengan gampang berpaling hati.

Serta sekarang, gambar profilmu dengan terang-terangan menempatkan wanita cantik itu. Tiada kau perduli wanita yang selalu mengawasi hati karna pintamu. Serta sekarang, saya belajar mengikhlaskan. Walaupun ku perlu banyaknya waktu untuk melupakan.

Contoh Cerpen Singkat Tentang Cinta Romantis :

Masa Masa Kasmaran

Sejak peristiwa tempo hari, saya menjadi makin tertarik senang sama dia. Gue juga makin akrab dengan dia, tetapi saya tidak berani ngungkapin perasaan saya.“Telolet. . .telolet. . .telolet. . .” bel pulang sekolah telah berbunyi, semua siswa serta siswi pulang kembali pada habitatnya masin-masing dengan teratur.“Gue pulang dahulu ya gan, ada masalah nih.” kata teman saya, Riko.“Urusan apakah gan ?” bertanya saya. “Biasalah. . .permasalahan Dian lagi. . .” jawab dia menghela nafas.“Haha. . .sabar saja ya bos.”“Iya. . .eh bagaimana sama dia ? cewek yang tempo hari itu. . .” dia coba mancing saya.“Ah apaan sich lho. Gue kenal saja belumlah.” jawab saya.“Ya telah, kenalan saja dahulu kelak baru jadian. hehehe. . .” ledek dia.“Kurang hajar lo. Ya telah kelak saya coba.” jawab saya.“Ya telah, saya pulang dahulu. . .” katanya sekalian keluar kelas.

Gue juga bersiap serta keluar kelas. Sesampainya diluar kelas, saya simak Vellin lagi kewalahan bawa serta tumpukan buku yang agak banyak, serta beberapa ada yang jatuh.“Aku bantuin ya Vel. . .” kata saya sekalian saya mengambil buku-buku yang jatuh.“Oh iya, terima kasih ya Rey.”Setelah tuntas ngembaliin buku-buku itu. . ..“Makasih ya Rey telah bantuin saya barusan, nyatanya kamu orangnya baik ya. Sampai bertemu besok.” katanya sekalian ke arah pintu gerbang.“Oh iya saling, sampai bertemu besok juga.” jawab saya sekalian ke arah parkiran.

Gue nyalain motor saya serta saya langsung jalanin ke arah ke pintu gerbang. Disana saya simak Vellin lagi duduk di samping pintu gerbang.“Eh Vel, kok belumlah pulang ?” bertanya saya.“Iya nih, lagi nungguin jemputan saya. Tuturnya agak terlambat datengnya.” katanya sekalian menghela nafas.“Oh begitu. . .” saya kasihan simak dia.“Eh Vel, kamu ingin tidak saya anterin pulang Vel ?” penawaran saya.“Umm. . .bagaimana ya. . .bisa deh. . .” dia terima penawaran saya.Sesudah terima penawaran saya, dia langsung naik ke motor saya.

Diperjalanan, saya diem tiada satu patah kata juga keluar dari mulut saya. Gue tsayat kelak saya salah tingkah, sebetulnya saya bonceng dia saja nih jantung saya rasa-rasanya ingin copot saja.Serta pada akhirnya sampailah pada pintu gerbang berwarna putih, ya itu rumah Vellin.”Makasih ya Rey, telah ingin nganterin saya. Menjadi ngerepotin kamu nih….” katanya sekalian senyum manis ke saya.Gue bengong melongo ngeliat senyuman dia itu.”Kamu mengapa ? kok bengong ? Ada yang salah dengan saya ?” bertanya dia heran ke saya.”Oh tidak kok, tidak apa-apa….” jawab saya.”Ya telah saya masuk dahulu ya….” katanya sekalian mengambil langkah mausk.”Eh sesaat Vel, saya bisa ngomong suatu tidak sama kamu ?” saya coba berani ngomong sama dia.”Boleh, memang ingin ngomong apakah Rey ?” bertanya dia.”Sebenarnya saya…saya….”

Gue coba ungkapin dengan terbata-bata.”Sebenarnya kamu apakah Reyhan ?” bertanya dia bingung.”Sebenarnya saya senang sama kamu Vel…Ummm kamu ingin tidak menjadi pacarku ?” jantung saya berdetak lebih kencang dari umumnya.”Gimana ya…saya bingung Rey…” jawab dia.”Kalo kamu ingin pikirin dahulu, ya tidak apa-apa. Saya berikan waktu untuk memikirkannya.” saya coba memberikan dia jalan keluar.”Tapi sepertinya maaf ya Rey, saya tidak dapat terima kamu.” jawab dia lembut.”Oh begitu ya Vel, tidak apa-apa kok.” jawab saya lemes denger jawaban darinya.”Ya telah saya masuk dahulu ya Rey.” dia masuk ke pintu gerbang tempat tinggalnya.

Sesak perasaan dada saya, saya tidak dapat bayangin begitu hancurnya saya sekarang ini.”Eh Rey !!” saya denger dia teriak manggil nama saya.”I-iya mengapa Vel ?” jawab saya kaget.”Aku ingin kok menjadi pacar kamu…” katanya ketawa manis.”Apa ? kamu barusan katakan apakah ?” saya masih tetap tidak yakin apakah yang saya denger ini.”Aku ingin menjadi pacar kamu…!!!” dia teriak sekalian masuk ke rumahnnya.”Yes !! yes !! yeah…!!!” saya jingkrak-jingkrak kegirangan, loncat sana loncat sini di samping motor saya.Pada akhirnya saya dapet apakah yang saya idam-idamkan sampai kini. Gue lsayakan motor saya dengan senyuman baru di hidup saya…

Contoh Cerpen Singkat Tentang Persahabatan :

Persahabatan Andi dan Budi di Sekolah

Pada Satu Hari Di Satu Sekolah, Ada Dua Orang Siswa Bernama Andi Serta Budi. Mereka Belajar Di Kelas Yang Sama. Di Satu Hari, Andi Duduk Di Bangkunya Sekalian Menanti Sahabatnya Budi Yang Belumlah Hadir. Ia Punya maksud Untuk Minta Jawaban Pr Sekolah Dari Budi. Sebab, Ia Belumlah Mempersiapkan Pr Nya Serta Telah Terlatih Ia Mengkopi Paste Pr Budi Sahabatnya. Sesudah Menanti Lama, Tiba-Tiba Budi Hadir. Dengan Cepat Andi Menanyakan Pada Budi “Jang, Kau Dah Siap Pr Mm?”. Budi Juga Menjawabnya “Udah, Mot Emangnya Mengapa?”. “‘Aku Belumlah Siap, Pinjam Ya!”,Kata Andi. “Ehhm Sebetulnya Tidak Bisa Sich, Tetapi Yaudahla, Ini!, Hati- Hati Nulisnya Ya Mot”,Kata Budi Memberikan Pr Mmnya.”Ok, Terima kasih Jang, Kau Memang Rekan Terunggul Awak!”,Sahut Andi Memberikan pujian pada Budi.

Andi Juga Menyalin Pr Budi. Sebab Sangat Terburu-Buru, Andi Banyak Lakukan Kekeliruan Dalam Menyalin Huruf Serta Angka-Angka Dari Pr Budi.Ia Juga Langsung Mengumpul Ke Buk Dadat Tiada Mengecek Prnya Itu Lebih Dulu. Sebelum Itu, Ia Mengembalikkan Pr Budi Supaya Mereka Menghimpun Pr Mm Itu Bersama-Sama Ke Buk Dadat. “Jang, Ini Pr Mu, Terima kasih Ya!”,Kata Andi. “Ya Mot, Tetapi Ini Yang Paling akhir Kalinya Ya!”, Jawab Budi. Tiba- Datang Nada Buk Dadat Terdengar “Anak- Anak, Saat ini Kumpulkan Pr Mmnya, Lantas Ganti Dengan Rekan Sebangku Untuk Dikoreksi”. “Nih, Check Jang!”, Kata Andi Menyodorkan Bukunya. “Ni Juga Mot, Check Ya..”,Jawab Budi.
Budi Juga Mengecek Pr Andi Serta Demikian Juga Demikian sebaliknya. Sesudah Pr Dikoreksi Serta Mendapatkan Nilai Dari Buk Dadat, Nyatanya Ujan Mendapatkan Nilai Di Atas Kkm Tapi, Andi Mendapatkan Nilai Di Bawah Kkm. Andi Juga Geram, Ia Menanyakan Pada Budi “Jang, Nilaimu Kok Lebih Tinggi?”.

Budi Juga Menjawab “Kan Dah Ku Katakan Sama Kau Mot, Hati-Hati Nulisnya”. “Gak Mungkin Saya Salah Menulis, Memang Kaunya Yang Memberikan Jawaban Yang Salah!”,Sambar Andi. “Gak Lo Mot, Buktinya Nilaiku Kok Dapat Tinggi”,Jawab Budi Sabar. “Udahlah, Tidak Perlu Banyak Kali Style Kau!, Katakan Saja Kau Kasih Bukumu Yang Berisi Jawaban Yang Salah Sama Ku Truss Yang Jawabannya Benar Kau Kumpul”, Kata Andi Geram. “Bah Pande Kali Kau Ngarang Mot, Tidak Mungkinlah Kugituin Kau Mot”,Jawab Budi Menanggapi Kemarahan Andi. “Udah, Sukak Kau Lah Jang!. Mulai Saat ini Putus Ajalah Jalinan Pertemanan Kita!”,Kata Andi Sekalian Pergi Tinggalkan Budi. Esok Harinya Andi Serta Budi Juga Tidak Cakapan Lagi. ,Mereka Seringkali Berantam Baik Di Sekolah Atau Dimana saja. Di Satu Hari,

Andi Mempunyai Gagasan Untuk Menjaili Budi Teman dekat Yang Sudah Jadi Musuh Terbesarnya Itu. Ia Merencanakan Untuk Menyimpan Lem Setan Di Kursi Budi Supaya, Saat Budi Duduk Celan Budi Akan Koyak Serta Budi Akan Di Permalukan Di Depan Semua Murid. Esok Harinya Sesudah Merangkum Gagasan Itu, Andi Juga Mengawali Gagasannya. Ia Menyengaja Hadir Lebih Awal Kesekolah. Sebab Keadaan Kelas Sepi, Ia Dengan Cepat Buka Tutup Lem Setannya Serta Langsung Mencairkannya Di Kursi Budi.”Mampu Kau Budi!”, Kata Andi Dalam Hati.Sesudah Lakukan Perihal Itu, Andi Duduk Enjoy Menanti Budi Hadir Serta Duduk Di Kursinya Yang Sudah Di taruh Lem Setan.

Tidak, Sesuai dengan Gagasan, Budi Kebetulan Hadir Terlambat. Apesnya Lagi, Budi Yang Terlambat Tidak Sudah sempat Duduk Di Kursinya Sebab Ia Langsung Di Panggil Pak Ongor Ke Ruangan Osis. Lihat Perihal Itu, Andi Juga Diam Lesu Sebab, Ia Tidak Memprediksi Jika Budi Akan Di Panggil Pak Ongor Ke Ruangan Osis. Jantung Andi Makin Berdetak Kencang Waktu Pelajaran Buk Dadat. Buk Dadat Yang Tengah Memandu Kerjakan Masalah Latihan Datang Tiba Saja Duduk Di Kursi Budi Yang Kosong. Andi Juga Terperanjat Serta Bingung. Buk Dadat Yang Tiba-Tiba Ingin Berdiri Lagi Terasa Aneh Serta Menanyakan Pada Andi “Mot, Ini Saya Kok Terasa Di Tahan Begitu Untuk Duduk Dibangku Budi”. “Ehhm, Ssssaya Tttak Tahu Buk”, Jawab Andi Grogi. Sebab Ingin Melepas Diri Dari Bangku Itu,

Buk Dadat Juga Coba Dengan Sekuat Tenaga. “Sssseert”, Nada Koyakan Celana Buk Dadat. Langsung Seisi Kelas Juga Meredam Tertawa. Buk Dadat Juga Berteriak Keras “Siapa Yang Menyimpan Lem Di Kursi Ini?”. Perihal Ini Membuat Semua Murid Ketakutan. Tetapi, Tidak Satupun Dari Mereka Yang Mengaku. Andi Juga Tampak Takut. Untuk Ke-2 Kalinya Buk Dadat Berteriak “Siapa Yang Menyimpan Lem Di Kursi Ini?” Perihal Ini Membuat Seisi Kelas Bingung Serta Ketakutan. Andi Tampak Begitu Takut Sampai Ia Berkeringat. “Sekali Lagi Ibu Jelaskan, Bila Kalian Tidak Ingin Mengakui, Seisi Kelas Akan Ibu Skors”,

Peringatan Buk Dadat. “Woi Siapa Yang Lakukan Ini, Ngaku Dong!”, Kata Seisi Kelas Bergantian. Sebab Terasa Takut Serta Bersalah, Andi Juga Mengankat Tangannya “Saya Yang Mengerjakannya Buk. Seisi Kelas Juga Menghujat Andi. “Sekarang Kamu Pergi Ke Kantor Bp”, Kata Buk Dadat Geram.”Ya Buk!”, Jawab Andi.
Di Kantor Bp, Andi Diadili, Ia Diskorsing Atas Tindakannya Itu. Ia Begitu Menyesal Berkemauan Jahat Pada Budi Sahabatnya. Peristiwa Ini Tidak Didapati Oleh Budi Serta Masih Saja Andi Masih tetap Mempunyai Dendam Pada Budi. Dendam Mereka Selalu Berlanjut.

Contoh cerpen singkat sering muncul pada buku-buku pelajaran sekolah dan pada ujian sekolah. Kebanyakan siswa diminta untuk menganalisis tokoh serta konflik yang ada di dalam cerita. Cerita ini juga bisa ditemukan pada majalah, tabloid, maupun surat kabar edisi spesial. Ceritanya ada yang bertema untuk anak-anak, remaja, dan dewasa. Untuk anak-anak biasanya memiliki alur cerita tentang persahabatan dan keluarga. Remaja terkait dengan persahabatan dan sekolah. Sedangkan cerpen dewasa memiliki konflik lebih berat. Misalnya konflik tentang pekerjaan, percintaan, dan masalah rumah tangga.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *