Bela Negara Adalah? Berikut Pengertian Bela Negara dan Contohnya

Bela Negara – Seperti yang kita ketahui bersama, negara memiliki warga yang tunduk pada peraturan yang berlaku. Salah satu peraturan yang diterapkan adalah kewajiban setiap warga negara untuk bela negara. Usaha yang dapat dilakukan sangat beragam bergantung dengan kemampuan masing-masing. Langkah ini dilakukan utamanya untuk menjaga identitas dan kesatuan negara agar tidak terpecah. Bela negara merupakan sebuah kewajiban. Setiap warga negara harus memahami apa yang menjadi dasar hukum bela negara di Indonesia agar lebih mantap saat membela negara. Berikut hal-hal yang perlu Anda pahami tentang membela sebuah negara khususnya Indonesia.

Pengertian Bela Negara

Berdasarkan Dewan Ketahanan Nasional, pengertian bela negara merupakan konsep yang disusun sebuah perundangan berisi patriotisme suatu individu, kelompok, atau semua komponen yang ada dalam negara. Bela negara adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga kesatuan negara dan sebagai bentuk rasa cinta warga terhadap negaranya.

Secara fisik, pengertian bela negara dapat diartikan usaha untuk mempertahankan serangan fisik dari pihak luar Indonesia atau pihak dalam yang dapat mengancam kesatuan dan keberadaan negara Indonesia. Secara nonfisik, usaha bela negara merupakan usaha untuk memajukan aspek-aspek dalam bangsa dan negara seperti pendidikan dan sosial.

Tujuan Bela Negara

Warga negara perlu membela negara setiap saat. Hal tersebut dilakukan untuk menciptakan kondisi lingkungan yang damai dan aman. Penerapan bela negara juga mencegah adanya perpecahan dari pihak internal atau eksternal. Ada banyak cara yang dapat diterapkan untuk membela negara. Ada akademi bela negara yang secara khusus mendedikasikan diri untuk membela negara, sedangkan warga sipil dapat melakukan cara sederhana lain.

Dasar hukum Bela Negara

Bela negara adalah sebuah kewajiban, bukan hanya menjadi ungkapan seruan biasa. Kewajiban ini memiliki dasar hukum bela negara yang legal, yaitu dari UUD 1945 pasal 30. Kewajiban tersebut diterapkan untuk seluruh Warga Negara Indonesia tanpa ada pengecualian. Dasar hukum tersebut kemudian diturunkan dalam berbagai undang-undang, keputusan menteri, peraturan pemerintah, dan lain sebagainya. Semua peraturan yang telah dibuat harus dipatuhi oleh setiap warga negara.

Pelaku Bela Negara

Semua warga harus ikut membela negara. Pelaku untuk membela negara dapat berasal dari pihak sipil dan nonsipil. Pihak nonsipil seperti tentara atau polisi akan mendapatkan materi bela negara yang dapat membantu mereka dalam menjalankan kewajiban. Materi yang didapatkan berasal dari akademi bela negara yang diikuti.

Warga sipil juga bisa ikut bela negara. Cara yang dilakukan tentu berbeda dengan nonsipil. Usaha bela negara yang dilakukan lebih sederhana dan tidak membutuhkan pendidikan akademi. Mereka dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan.

Contoh Bela Negara

Agar lebih memahami apa yang membedakan pihak yang mendapatkan materi bela negara dengan warga sipil. Contoh bela negara yang dilakukan oleh nonsipil adalah konsep fisik, yaitu melindungi perpecahan dari internal dan eksternal. Oleh karena itu, tentara aktif menjaga perbatasan sedangkan polisi aktif menyelesaikan konflik di dalam negeri.

Contoh bela negara yang dilakukan warga sipil berbeda. Berdasarkan pengertian bela negara, contoh yang dapat dilakukan oleh warga sipil adalah menjaga kedamaian di lingkungan masyarakat, mematuhi peraturan yang ditetapkan, menegakkan keadilan dan kebenaran, serta berperan dalam proses pembangunan negara.

Itulah pengertian, tujuan, dan contoh dari bela negara di Indonesia. Sebagai warga negara yang baik, jangan lupa untuk terus berpartisipasi membela negara dengan menjaga kedamaian lingkungan sekitar kita dan melakukan hal-hal lain untuk membangun negara.

Gambar Gravatar
arenabelajar.com merupakan perpustakaan online yang mengulas ragam ilmu pengetahuan untuk media pembelajaran siswa siswa berprestasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *