Implementasi adalah? Pengertian Implementasi Menurut Para Ahli

  • 2 min read
  • Apr 24, 2019

Pengertian Implementasi – Dalam merumuskan kebijakan, dibutuhkan sebuah rancangan yang disusun secara terperinci dan matang. Selanjutnya planning tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau sering disebut dengan implementasi. Banyak ahli yang berpendapat mengenai istilah tersebut, salah satunya adalah Budi Winarno. Menurutnya, pengertian implementasi merupakan serangkaian tindakan yang dilakukan baik oleh individu maupun kelompok untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Jadi kegiatan tersebut bisa saja dikerjakan karena perintah ataupun kesadaran sendiri bergantung pada bidangnya.

Tugas-Tugas Dalam Implementasi Kebijakan

Secara sederhana, implementasi adalah penerapan dan pelaksanaan. Ruang lingkupnya sangat luas, baik yang menyangkut hal formal maupun informal. Umumnya, arti implementasi melalui 4 tahapan atau yang sering disebut dengan tugas pelaksanaan. Jadi rencana disusun sesuai dengan strategi yang sudah didiskusikan. Selanjutnya barulah masuk ke tahap perencanaan, pengorganisasian, hingga pengendalian.

Menurut Friedrich, implementasi adalah serangkaian penerapan yang didasarkan pada tujuan yang dibuat oleh individu, kelompok, atau bahkan pemerintahan yang dibarengi dengan penyelesaian hambatan yang terjadi untuk mencapai tujuan tersebut. Definisi implementasi kebijakan dibagi menjadi 4 tugas yang akan dijelaskan secara lebih rinci dibawah ini. Keempatnya bagian dari tindakan perencanaan tersebut adalah:

1. Pelaksanaan strategi

Untuk melakukan sebuah implementasi kebijakan, ada beberapa proses yang bisa dilakukan agar memudahkan pelaksanaan strategi tersebut. Mulai dari menyesuaikan dengan struktur yang ada, melembagakan, mengoperasikan, dan yang terakhir adalah mengikuti prosedur. Jadi jelaslah mengenai apa itu implementasi dalam sektor ini. Penerapannya harus menyesuaikan dengan beberapa aturan yang telah dibuat sebelumnya.

2. Pengorganisasian

Tahapan kedua dalam implementasi kebijakan adalah pengorganisasian untuk menciptakan prosedur yang akan dijadikan patokan. Pada proses ini, banyak hal yang mesti dilakukan mulai dari menyusun struktur organisasi, membagi pekerjaan, koordinasi, penugasan, pemberian hak dan wewenang, dan yang paling akhir adalah pengembangan SDM. Jadi tidak hanya sekedar melaksanakan suatu rencana saja, ada beberapa pertimbangan yang dilakukan agar penerapan strategi bisa sesuai dengan tujuan yang sudah disusun.

3. Kepemimpinan

Definisi implementasi adalah melaksanakan sebuah planning yang ditetapkan melalui serangkaian proses sehingga dihasilkan rencana yang matang dan terarah. Pada tahapan pengorganisasian, sudah ditemukan SDM yang sesuai dengan pembagian tugas yang ditentukan.

Pada proses kepemimpinan, sumber daya manusia tersebut dibentuk agar dapat menerapkan rencana pada strategi kebijakan. Konsep yang harus dimiliki diantaranya adalah motivasi, mutu, etika, komunikasi, negosiasi, kerja sama tim, dan efektivitas kepemimpinan. Jika leadership tidak berkualitas, maka pelaksanaan tidak berjalan lancar meski memiliki tenaga manusia yang mumpuni.

4. Monitoring

Tahapan keempat yang dilakukan dalam implementasi yang berkaitan dengan kebijakan adalah mengendalikan dan mengawasi jalannya pelaksanaan. Jadi tindakan untuk mencapai tujuan yang diinginkan juga harus melalui proses monitoring agar hasilnya sesuai dengan keinginan.

Konsep yang dapat digunakan untuk tahapan ini diantaranya adalah audit, pengendalian anggaran, desain, sistem informasi manajemen, dan lain sebagainya. Pengendalian dilakukan karena SDM yang terlibat dalam pelaksanaan strategi cukup besar. Jika tidak mencapai tujuan, maka evaluasi dapat segera dilakukan tanpa perlu mengulang dari awal.

Banyak definisi yang membahas mengenai pelaksanaan kebijakan strategi. Arti kata implementasi dari kata to implement yang berarti melakukan suatu tindakan. Jadi implementasi adalah proses menerapkan suatu aturan yang sudah dibuat berdasarkan pada tujuan tertentu. Subjek yang melaksanakan rencana tersebut dapat berupa individu, sebuah kelompok, hingga tingkat pemerintahan yang terdiri dari masyarakat dalam jumlah besar.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *